Video berdurasi 42 menit ini diawali dengan adegan bayi Indonesia berumur dua tahun yang sedang merokok. Di Indonesia rokok begitu mudah diperoleh, oleh para remaja seumuran SMP, bahkan oleh anak-anak, seperti halnya permen. Tidak ada tata niaga yang jelas dan tegas untuk membatasi umur konsumen. Lambang dan tagline rokok dapat dengan mudah ditemui di hampir semua sudut jalan, dan berbagai even olahraga, musik, dan beasiswa. Iklan-iklan rokok bertebaran di jalan dan televisi, dan seringkali memberikan gambaran tentang kehebatan, kemudaan, dan kebebasan kaum laki-laki atau generasi muda.
Di negara yang dijuluki Marlboro Country, Amerika Serikat, tata niaga rokok telah diatur sedemikian rupa, antara lain dengan Sin Tax (Pajak Dosa). Pajak ini menyebabkan harga rokok melambung, dan itu terbukti menurunkan jumlah perokok. Dengan banyaknya pabrik dan pecandu rokok di Indonesia, Indonesia bisa menjadi The Next Marlboro Country. Semoga Indonesia segera mengambil langkah cepat untuk membatasi perdagangan rokok terutama di kalangan remaja dan anak-anak.

